<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3679456202568668748</id><updated>2011-04-21T14:29:31.777-07:00</updated><title type='text'>Do yOu knoW AbouT..???</title><subtitle type='html'>anggota : - Michelle Chandra
          - Winda Anggita. P
          - Sherliana
kelas   : IX B</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>secret girlz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01969656674237775431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3679456202568668748.post-7093533271760201510</id><published>2008-09-24T03:55:00.000-07:00</published><updated>2008-09-24T03:59:52.718-07:00</updated><title type='text'>flora dan fauna terlangka</title><content type='html'>Bunga Bangkai  (rafflesia arnoldi)&lt;br /&gt;      Ditemukan oleh rombongan Sir Stamfort (gubernur East Indi Company di Sumatera dan Jawa) dan Dr. Joseph Arnord, seorang naturalis yang mengadakan ekspedisi di Bengkulu pada tanggal 20 Mei 1818. Kedua nama tersebut diabadikan menjadi nama latin bungan ini oleh Robert Brown. &lt;br /&gt;      Indonesia dilimpahi dengan kekayaan hayati yang tiada taranya. Hutan yang terbentang di belasan ribu pulau mengandung berbagai jenis flora dan fauna, yang kadang tidak dapat dijumpai di bagian bumi lainnya dan merupakan salah satu negara Mega Biodiversity (kekayaan akan keanekaragaman hayati ekosistem, sumberdaya genetika, dan spesies yang sangat berlimpah). Tidak kurang dari 47 jenis ekosistem alam yang khas sampai jumlah spesies tumbuhan berbunga yang sudah diketahui, sebanyak 11 %  atau sekitar 30.000 jenis dari seluruh tumbuhan berbunga di dunia. Sayangnya, banyak jenis tumbuhan tertentu, mengalami kepunahan. &lt;br /&gt;      Sampai saat ini, Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) serta tiga cabangnya (Kebun Raya Cibodas,Purwodadi, dan Bedugul Bali) baru mengoleksi  20 % total jenis tumbuhan yang ada di Indonesia. Koleksi anggrek kurang dari 5 % yang ada di Kawasan Timur Indonesia. Untuk jenis durian saja, Indonesia memiliki puluhan jenis, talas ada 700-an jenis, yang semuanya sangat potensial untuk dikembangkan. Menurut data base yang ada, terdapat 2 juta spesies tumbuhan di dunia dan 60%nya ada di Indonesia. Pemerintah kini terus berupaya  untuk menyelamatkan berbagai kekayaan Sumbar Daya Alam berupa tumbuhan langka yang bermanfaat bagi manusia melalui usaha memperbanyak  kebun raya, taman nasional, cagar alam dan daerah-daerah konservasi di seluruh Indonesia. &lt;br /&gt;      Tidak bisa dibayangkan banyaknya jenis tumbuh-tumbuhan atau flora di dunia ini.  Sampai saat inipun banyak kalangan ilmuwan yang berpendapat bahwa belum semua jenis flora yang ada di bumi telah dikenali.  &lt;br /&gt;      Seperti halnya hewan, jenis-jenis flora sangat ditentukan oleh lingkungan spesifiknya yang disebut juga sebagai habitat. Dengan bantuan manusia, beberapa diantara tumbuh-tumbuhan ini tersebar luas ke berbagai belahan bumi, sehingga ada jenis yang bisa ditemui di banyak negara, dan adapula yang hanya dapat ditemui di habitat asalnya.  &lt;br /&gt;      Kerusakan lingkungan yang terjadi telah menghancurkan banyak habitat-habitat tumbuhan yang menyebabkan punahnya jenis-jenis tumbuhan tertentu, sehingga turut mempengaruhi kehidupan hewan dan penduduk yang tinggal diatasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ELANG LAUT PUNGGUNG HITAM (Thalassarche melanophrys)&lt;br /&gt;      Malang benar nasib elang laut punggung hitam. Populasinya terus menyusut karena terjaring secara tak sengaja oleh mata pancing nelayan. Ia pun sering ditemukan mati akibat pemakaian pukat penangkap ikan.&lt;br /&gt;      Pada tahun 2002 populasinya tinggal 3 juta ekor. Sejak itu, ia mulai masuk dalam kategori hewan yang dilindungi. Selang setahun, elang laut punggug hitam sudah teridentifikasi sebagai binatang yang hampir punah. Sebanyak 21 spesies elang laut lainnya juga hidup dalam ancaman kepunahan.&lt;br /&gt;      Elang laut punggung hitam mengandalkan binatang air berkulit keras seperti kepiting dan udang sebagai pengisi perut. Ia juga menyukai ikan dan cumi-cumi. Kalau sedang sulit mencari mangsa, bangkai dan sampah pun disantapnya.&lt;br /&gt;      Binatang ini biasa membuat sarang di lereng-lereng yang curam. Sesekali, daratan datar di tepian pantai juga dijadikannya sebagai rumah. Ia hidup secara berkoloni. Seluruh tempat bermukimnya telah dijadikan sebagai area yang dilindungi. Ini dilakukan agar perkembangbiakan elang laut ini tetap terjaga. Langkah itu sangat penting mengingat perkembangbiakan burung ini cenderung menurun.&lt;br /&gt;      Burung bertubuh putih dan bersayap hitam ini paling banyak ditemui di Kep. Falkland, Malvinas. Kep. Campbell, Antipodes, dan Snares (Selandia Baru) juga merupakan sarang elang laut punggung hitam. Selain itu, Islas Diego Ramirez (Chili), Georgia Selatan, dan selatan Kep. Sandwich, Kep. Crozet dan Kerguelen, Kep. Heard dan McDonald, serta Kep. Macquarie (Australia).&lt;br /&gt;      Untuk menjaga elang laut punggung hitam dari kepunahan, organisasi konservasi BirdLife International membuat kampanye penyelamatan. Para nelayan dihimbau untuk menerapkan cara pemancingan dan penangkapan ikan yang lebih bersahabat dengan elang laut. Salah satunya ialah dengan menghindari pemakaian pukat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JALAK BALI (Lencopsar rothcshildi)&lt;br /&gt;      Dulu, alam indah Pulau Bali adalah surga bagi Jalak Bali. Di sinilah tempat mereka terbang bebas mencari makan dan bersarang. Sebab, Jalak Bali tidak mengenal daerah lain sebagai tempat tinggal.&lt;br /&gt;      Sayangnya, belakangan hutan dan savana Bali tidak lagi aman untuk tempat bernaung bagi burung yang pernah menjadi maskot Provinsi Bali ini. Pembukaan lahan untuk ladang dan pertanian membuat pohon sulit ditemui. Padahal, Jalak Bali tidak bisa beradaptasi bersarang di tempat lain, selain lubang bekas sarang burung pelatuk. Di samping itu, perburuan yang tidak terkendali, pemasangan jebakan, dan penembakan liar terus mendera Jalak Bali. Binatang pemakan serangga dan buah ini pun terancam punah.&lt;br /&gt;      Di tahun 2001, menurut laporan access Bali online, hanya ada tujuh ekor burung Jalak Bali yang hidup bebas di Taman Nasional Bali Barat. Sementara itu, 230 ekor lainnya hidup di dalam kandang pembiakan di Amerika Utara. Inggris malah berhasil memelihara 520 ekor Jalak Bali.&lt;br /&gt;      Jalak Bali termasuk burung yang paling diminati di pasar gelap. Ketiadaannya di alam bebas membuat harga burung yang dikenal dengan nama Bali Starling ini melonjak tinggi. Kabarnya, seekor Jalak Bali dihargai tidak kurang dari Rp. 15 juta. Kendati sudah ada hukum yang menjerat pelaku perburuan Jalak Bali, burung ini tetap saja berada dalam kondisi yang terancam.&lt;br /&gt;      Sebetulnya, menurut para pecinta burung, Jalak Bali tidak terlalu spesial. Mereka mengaku keindahan burung ini tidak tercermin dari suaranya. Bulunyalah yang menjadi daya tarik Jalak Bali.&lt;br /&gt;      Burung ini berbadan putih. Sementara itu, ujung sayapnya dihiasi warna hitam. Di pipinya, terdapat pola berwarna biru membingkai matanya. Burung ini biasa bersarang berpasangan. Pada zaman dahulu, dalam satu kawanan biasanya terdapat 30 sampai 60 burung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3679456202568668748-7093533271760201510?l=doyouknowabout.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/feeds/7093533271760201510/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3679456202568668748&amp;postID=7093533271760201510' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default/7093533271760201510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default/7093533271760201510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/2008/09/flora-dan-fauna-terlangka.html' title='flora dan fauna terlangka'/><author><name>secret girlz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01969656674237775431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3679456202568668748.post-5339277216736624912</id><published>2008-09-24T03:34:00.000-07:00</published><updated>2008-09-24T03:42:58.034-07:00</updated><title type='text'>Sejarah perkembangan komputer dan alat hitung</title><content type='html'>Sempoa adalah sederetan poros berisi manik-manik yang bisa digeser-geserkan. Sempoa digunakan untuk melakukan operasi aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan akar kuadrat.&lt;br /&gt;Sempoa telah digunakan berabad-abad sebelum dikenalnya sistem bilangan Hindu Arab dan sampai sekarang masih digunakan pedagang di berbagai belahan dunia seperti di Tiongkok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempoa sering digunakan sebagai alat hitung bagi tuna netra karena manik-manik pada sempoa dapat dengan mudah dirasakan dengan jari-jari. Sehelai kain lembut atau selembar karet biasanya diletakkan dibawah sempoa untuk mencegah manik-manik bergerak secara tidak sengaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah&lt;br /&gt;Asal-usul sempoa sulit dilacak karena alat hitung yang mirip-mirip sempoa banyak dikenal di berbagai kebudayaan di dunia. Konon sempoa sudah ada di Babilonia dan di Tiongkok sekitar tahun 2400 SM dan 300 SM. Orang zaman kuno menghitung dengan membuat garis-garis dan meletakkan batu-batu di atas pasir yang merupakan bentuk awal dari berbagai macam variasi sempoa.&lt;br /&gt;Dalam bahasa Inggris, sempoa dikenal dengan nama abacus. Penggunaan kata abacus sudah dimulai sejak tahun 1387, meminjam kata dalam bahasa Latin abakos yang berasal dari kata abax yang dalam bahasa Yunani berarti "tabel perhitungan." Dalam bahasa Yunani, kata abax juga berarti tabel untuk menggambar bentuk-bentuk geometris di atas debu atau pasir. Ahli linguistik berspekulasi bahwa kata abax berasal dari kata ābāq yang dalam bahasa Ibrani yang berarti "debu." Pendapat lain mengatakan abacus berasal dari kata abak yang dalam keluarga bahasa Fenisia berarti "pasir." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudia muncul komputer ABC, Pionir Komputer Digital yang Terlupakan&lt;br /&gt;Kebanyakan orang mengenal sejarah komputer yang pertama kali dibuat&lt;br /&gt;adalah ENIAC. Komputer ENIAC, yang merupakan komputer elektronik yang&lt;br /&gt;mempunyai bobot seberat 30 ton, panjang 30 m dan tinggi 2.4 m dan&lt;br /&gt;membutuhkan daya listrik 174 kilowatts. Padahal komputer digital&lt;br /&gt;pertama sebenarnya adalah ABC  (Atanasoff-Berry Computer). Namun&lt;br /&gt;ketenarannya menjadi pudar setelah "diserobot" ENIAC. Bagaimana asal&lt;br /&gt;mulanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era teknologi informasi dan komunikasi yang pesat sekarang ini,&lt;br /&gt;komputer termasuk salah satu peranti "wajib'' yang tak dapat&lt;br /&gt;diabaikan. Kini peranti yang pada dasarnya hanya untuk membantu proses&lt;br /&gt;berhitung (to compute) ini telah sangat ampuh dan multiguna.&lt;br /&gt;Merampungkan pekerjaan kantor, menikmati musik dan film, hingga nge-&lt;br /&gt;game dapat dilakukan menggunakan alat ini. Begitu pula menjelajah&lt;br /&gt;internet dan bertukar data antar pengguna yang terpisah jarak ribuan&lt;br /&gt;kilometer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan komputer yang beragam ini mungkin tak pernah terbayangkan&lt;br /&gt;sebelumnya, termasuk oleh sang empu yang membuatnya kali pertama.&lt;br /&gt;Adalah John Vincent Atanasoff, pionir teknologi komputer digital yang&lt;br /&gt;hampir dilupakan orang. Kepeloporan fisikawan Amerika Serikat ini pada&lt;br /&gt;teknologi komputer digital telah tertutup oleh gegap gempitanya&lt;br /&gt;komputer raksasa ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer)&lt;br /&gt;di era Perang Dunia II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai "A" Untuk Semua Bidang Studi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;John Vincent Atanasoff (1903-1995),  lahir 4 Oktober 1903 di Hamilton,&lt;br /&gt;New York, namun dibesarkan di Brewster, Florida. Sejak kecil Atanasoff&lt;br /&gt;telah menunjukkan ketertarikannya pada matematika. Anak seorang&lt;br /&gt;insinyur listrik ini pun tak mengalami banyak hambatan saat mereguk&lt;br /&gt;ilmu di bangku sekolah. Bahkan pendidikan menengahnya (setara SMA)&lt;br /&gt;diselesaikannya dalam waktu dua tahun saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas itu Atanasoff melenggang ke University of Florida untuk&lt;br /&gt;menekuni bidang kelistrikan. Mungkin kekaguman pada sang ayah&lt;br /&gt;melandasi pilihannya ini. Di usia 22, dia lulus dengan menggondol&lt;br /&gt;gelar Bachelor of Science. Tak main-main, nilainya pun sempurna, A&lt;br /&gt;untuk semua bidang studi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya Atanasoff melanjutkan studi tingkat master di Iowa State&lt;br /&gt;College. Di sini Atanasoff menekuni bidang matematika. Tak perlu waktu&lt;br /&gt;panjang, Atanasoff merampungkan studinya hanya dalam waktu satu tahun.&lt;br /&gt;Gelar master pun ia sabet di usianya yang ke-23 pada 1926.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seakan tak puas, Atanasoff melanjutkan lagi studinya untuk mencapai&lt;br /&gt;tingkat doktor. Kali ini fisika menjadi pilihannya. Selama empat tahun&lt;br /&gt;Atanasoff berjuang meneliti seluk beluk helium. Akhirnya pada 1930,&lt;br /&gt;dengan mengusung tesis berjudul ``The Dielectric Constant of Helium''&lt;br /&gt;studi formalnya pun rampung. Gelar Ph.D. bidang fisika teori ia&lt;br /&gt;peroleh di usia 27 dari University of Wisconsin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengganti Kalkulator&lt;br /&gt;Saat menempuh studi doktornya, Atanasoff sering kali merasa buntu&lt;br /&gt;ketika harus menghitung menggunakan kalkulator mekanik. Meski termasuk&lt;br /&gt;mesin hitung tercanggih di era itu, Atanasoff merasa bahwa harus ada&lt;br /&gt;solusi lain untuk menggantikan kalkulator tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1936, Atanasoff berhasil membuat kalkulator analog. Alat ini&lt;br /&gt;dibuatnya setelah mempelajari cara kerja kalkulator mekanik Monroe dan&lt;br /&gt;mengkanibalnya serta menggabungkannya dengan tabung IBM. Alat hitung&lt;br /&gt;analog ini dapat bekerja baik. Meski demikian, hal itu tak&lt;br /&gt;memuaskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterbatasan sistem mekanik dan analog membuat Atanasoff berpikir&lt;br /&gt;untuk menggunakan pendekatan digital. Namun, ide ini ternyata tak&lt;br /&gt;mudah dilaksanakan. Setelah hampir satu tahun mencoba&lt;br /&gt;mengimplementasikan gagasannya, Atanasoff merasa menemukan jalan&lt;br /&gt;buntu. Puncaknya terjadi saat musim dingin pada 1937.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah penat berkutat di laboratorium, Atanasoff bermaksud&lt;br /&gt;mendinginkan otaknya agar tak ``meledak'' hanya gara-gara buntu&lt;br /&gt;pikiran. Ia pun segera mengambil mobilnya dan menyusuri jalan sambil&lt;br /&gt;menyegarkan diri. Namun tak dinyana, saat berkendara itu ternyata&lt;br /&gt;otaknya terus bekerja dan tak bisa berhenti memikirkan masalah yang&lt;br /&gt;sedang dikerjakannya. Hingga tak terasa telah lebih dari 300 km&lt;br /&gt;panjang jalan yang ditelusurinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Atanasoff memutuskan untuk berhenti di sebuah kedai. Di saat&lt;br /&gt;sedang rileks itulah Atanasoff menerima "pencerahan' '. Berbagai ide&lt;br /&gt;segar datang silih berganti menari-nari di otaknya. Salah satunya&lt;br /&gt;adalah matematika binari dan logika Boolean. Solusi itu dianggapnya&lt;br /&gt;pas untuk komputer digital yang sedang dirancangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oleh-oleh'' berharga buah dari perjalanan ke Rock Island itu pun&lt;br /&gt;segera dimatangkannya. Pada September 1939, Atanasoff mendapat&lt;br /&gt;suntikan dana sebesar 650 dolar AS. Selain itu, ia pun mendapat&lt;br /&gt;bantuan tenaga dan pikiran dari Clifford Berry, salah satu&lt;br /&gt;mahasiswanya yang sama-sama gandrung akan solusi digital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komputer ABC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atanasoff dan Berry segera mewujudkan komputer impian mereka pada&lt;br /&gt;November 1939. Prototipe yang mereka buat ternyata dapat bekerja.&lt;br /&gt;Atanasoff menamakan mesin hitung digitalnya itu dengan ABC. Kependekan&lt;br /&gt;dari Atanasoff-Berry Computer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari sekadar dapat bekerja, ABC pun ternyata lebih unggul dari&lt;br /&gt;mesin hitung lain yang ada saat itu. Ini dibuktikannya dengan mampu&lt;br /&gt;menyelesaikan 29 persamaan linear secara bersamaan. Dibutuhkan waktu&lt;br /&gt;yang lebih singkat untuk mendapatkan penyelesaiannya dari ABC&lt;br /&gt;dibanding mesin hitung lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bila dibandingkan komputer modern saat ini, ABC sangatlah&lt;br /&gt;"primitif''. Ia tak dilengkapi dengan CPU (central processing unit).&lt;br /&gt;ABC hanya menggunakan tabung hampa (vacuum tube) untuk mempercepat&lt;br /&gt;proses kalkulasi. Salah satu hal dari ABC yang tetap diterapkan pada&lt;br /&gt;komputer modern adalah pemisahan memori dari bagian komputasi. Ini&lt;br /&gt;seperti halnya memori DRAM sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Desember 1940, dalam sebuah pertemuan ilmiah di Philadelphia,&lt;br /&gt;Atanasoff berkenalan dengan John Mauchly. Mauchly termasuk salah&lt;br /&gt;seorang pembicara yang tampil untuk mendemonstrasikan kalkulator&lt;br /&gt;analog penganalisis data cuaca. Pada perkenalannya itu Atanasoff&lt;br /&gt;menceritakan penemuan mesin ABC-nya pada Mauchly. Atanasoff pun&lt;br /&gt;mengundang Mauchly untuk mengunjunginya di Iowa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai pertemuan, Atanasoff bersama Berry mampir di Washington untuk&lt;br /&gt;mengunjungi kantor paten. Mereka mencoba meyakinkan kantor paten bahwa&lt;br /&gt;konsep yang diterapkan pada ABC benar-benar yang pertama. Ternyata&lt;br /&gt;benar! Meski demikian, keduanya tak segera mematenkan ABC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Diserobot" ENIAC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski ABC telah terbukti menjadi solusi alternatif untuk menggantikan&lt;br /&gt;kalkulator, namun Atanasoff tak pernah sempat menyempurnakannya.&lt;br /&gt;Panggilan negara yang membutuhkan tenaganya saat Perang Dunia&lt;br /&gt;mengharuskannya meninggalkan Iowa. Mesin ABC yang berbobot ratusan&lt;br /&gt;kilogram tak mungkin digotong ke tempat kerjanya yang baru di&lt;br /&gt;Washington. Pengurusan paten ABC pun dipercayakannya kepada pegawai&lt;br /&gt;administrasi di kampus Iowa. Namun, tampaknya hal ini tak pernah&lt;br /&gt;dilaksanakan oleh sang pegawai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, Mauchly semakin sering mengunjungi Atanasoff. Kunjungan&lt;br /&gt;itu dimulai pada 1941 dan Mauchly mendapat kesempatan melihat ABC. Ia&lt;br /&gt;pun mendapat banyak ide dari Atanasoff. Sebagai sesama peneliti,&lt;br /&gt;Atanasoff tentu senang mendiskusikan berbagai hal kepada Mauchly. Ia&lt;br /&gt;pun tak pernah ragu mengungkap berbagai konsep brilian yang&lt;br /&gt;dimilikinya. Namun, selama kunjungannya itu Mauchly tak pernah&lt;br /&gt;menyebutkan kalau ia sedang mengerjakan suatu proyek komputer untuk&lt;br /&gt;dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan Mauchly berhasil membuat ENIAC. Sebuah komputer raksasa&lt;br /&gt;untuk Angkatan Darat AS. Atas karyanya ini, Mauchly tak pernah&lt;br /&gt;menyebut Atanasoff sebagai sumber inspirasinya. Begitu pun kenyataan&lt;br /&gt;bahwa Mauchly menyerap banyak ilmu dari Atanasoff. Pada akhirnya&lt;br /&gt;masyarakat menjadi lebih mengenal ENIAC sebagai komputer digital&lt;br /&gt;pertama, bukannya ABC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertempuran di Pengadilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, rupanya kebenaran tak pernah bisa disembunyikan. Kepeloporan&lt;br /&gt;Atanasoff pada solusi digital terungkap saat terjadi sengketa hak&lt;br /&gt;paten ENIAC antara Honeywell Inc. dan Sperry Rand yang membeli hak&lt;br /&gt;paten atas ENIAC dari Mauchly pada 1951. Pertempuran keduanya di&lt;br /&gt;pengadilan baru tuntas pada 19 Oktober 1973 saat hakim menyatakan&lt;br /&gt;bahwa paten atas ENIAC adalah tidak benar dan Mauchly (bersama J.&lt;br /&gt;Presper Eckert) bukanlah pioner komputer digital elektronik. Selain&lt;br /&gt;itu, hakim juga menyatakan bahwa Mauchly bukanlah pemilik ide yang&lt;br /&gt;asli, tetapi mendapatkannya dari Dr John Vincent Atanasoff.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski keputusan itu secara tidak langsung ikut memberi "kemenangan"&lt;br /&gt;pada Atanasoff, namun kebanyakan orang masih menganggap ENIAC sebagai&lt;br /&gt;komputer digital pertama. Mungkin ini disebabkan karena persengketaan&lt;br /&gt;itu kalah pamor dibandingkan kasus Watergate yang melibatkan Presiden&lt;br /&gt;Nixon. ABC tetap tak banyak dikenal hingga Atanasoff tutup usia pada&lt;br /&gt;15 Juni 1995.***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3679456202568668748-5339277216736624912?l=doyouknowabout.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/feeds/5339277216736624912/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3679456202568668748&amp;postID=5339277216736624912' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default/5339277216736624912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default/5339277216736624912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/2008/09/sejarah-perkembangan-komputer-dan-alat.html' title='Sejarah perkembangan komputer dan alat hitung'/><author><name>secret girlz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01969656674237775431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3679456202568668748.post-5770594828367770750</id><published>2008-09-23T05:27:00.000-07:00</published><updated>2008-09-23T05:51:52.779-07:00</updated><title type='text'>Senangnya Bermain Ramai-ramai</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Di saat teman-teman ataupun sanak saudara berkumpul dari pada kita ngomongin orang-orang dan berangan-angan yang tidak jelas, sebaiknya kita gunakan dengan melakukan permainan non-elektronik yang menggunakan papan permainan (boardgames) sebagai salah satu komponennya. Komponen lainnya bisa berupa kartu,token,uang kertas atau koin, dan lainnya. Tidak usah kebingungan, karena jenis dari boardgames ini banyak jenisnya. Jadi tinggal pilih yang mana yang kita sukai.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -0.25in; font-family: georgia;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;&lt;span style=""&gt;1&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-size:130%;" &gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;1)Monopoli&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Bisa dibilang&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;ini boardgames yang sangat terkenal di dunia. Tujuan permainan ini adalah untuk menguasai semua petak di atas papan melalui pembelian, penyewaan dan pertukaran properti dalam sistem ekonomi yang lebih sederhana. Hitung-hitung kita jadi bisa belajar ekonomi.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Cara permainannya :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(51, 0, 51);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Setiap permainan mulai dengan bidaknya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di kotak awal permainan yang disebut kotak “start” dan secara bergiliran melemparkan dadu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(51, 0, 51);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Bidak dijalankan sesuai dengan jumlah mata dadu yang muncul&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(51, 0, 51);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Apabila ia sampai di petak yang belum dimiliki oleh pemain lain, ia dapat membeli petak itu sesuai harga yang tertera.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(51, 0, 51);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Bila petak itu sudah dibeli pemain lain, ia harus membayar permainan itu &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dengan uang sewa yang jumlahnya juga sudah ditetapkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(51, 0, 51);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Jika pemain sampai di petak “dana umum” atau “kesempatan” ,pemain berkesempatan mengambil kartu sesuai petak dan harus menuruti perintah yang tertulis di kartu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);"&gt;Pemenangnya adalah pemain yang mendapat uang paling banyak dengan memiliki petak yang banyak juga.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -0.25in; font-family: georgia;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;&lt;span style=""&gt;2&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);font-size:130%;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;Ular Tangga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Permainan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;jenis ini yang sangat sering mengisi waktu kita waktu kecil. Sebenarnya ular tangga ini tidak hanya untuk anak kecil, tapi karena cara bermainhnya mudah jadi kadang kita jadi merasa kurang tertantang saja. Padahal, jika kita memainkannya ramai-ramai bakal seru juga. Papan permainan ular tangga ini dibagi dalam kotak-kotak kecil dan dibeberapa kotak digambar sejumlah “tangga” atau “ular” yang menghubungkannya dengan kotak lain. Tidak ada papan permainan standar dalam ular tangga - setiap orang dapat menciptakan papan mereka sendiri dengan jumlah kotak, ular dan tangga yang berlainan.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 102, 51);"&gt;Cara permainannya :&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Setiap pemain mulai dengan bidaknya di kotak pertama (biasanya kotak di sudut kiri bawah) dan secara bergiliran melemparkan dadu. Bidak dijalankan sesuai dengan jumlah mata dadu yang muncul.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Bila pemain sampai di ujung awah sebuah tangga, mereka dapat langsung pergi ke ujung tangga yang lain. Bila mendarat di kotak dengan ular, mereka harus turun ke kotak di ujung bawah ular.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Pemenang adalah pemain yang pertama kali yang mencapai kotak terakhir. (biasanya bila seorang pemain mendapatkan angka 6 dari dadu, mereka mendapat giliran sekali lagi. Bila tidak, maka giliran jatuh ke pemain selanjutnya.)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -22.5pt; font-family: georgia;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style="color: rgb(51, 102, 102);font-size:130%;" &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 102);font-size:130%;" &gt;3) Ludo Game&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style=""&gt;Permainan yang ini, kita harus bisa memperhitungkan langkah kita dengan baik. Karena kalau kita salah langkah, bisa-bisa yang tadinya kita terdepan jadi paling belakang. Jumlah pemain antara 2-4 orang, dan kita harus berstrategi untuk memindahkan 4 bidak dengan menggunakan dadu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia; color: rgb(102, 0, 204);" class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style=""&gt;Cara permainannya :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Pilih 4 bidak yang sama warnanya dan letakkan pada 4 lingkaran di area yang sama warnanya dengan pion.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Lempar dadu bergantian. Giliran pertama adalah yang memperoleh angka dadu terbesar, kemudian diikuti yang lain sesuai besar angka dadu yang diperoleh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Untuk melangkahkan bidak, pemain harus mendapat angka dadu 6 (aturan ini bisa tidak dipakai.)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Setelah itu, lempar dadu dan garakkan bidak ke kotak jalur luar sesuai arah panah, jumlah angka dadu yang diperoleh. Apabila pemain mendapat angka dadu 6, ia boleh melempar dadu lagi. Namun bila sampai ketigakalinya masih mendapat angka 6, maka pemain tidak boleh bergerak lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Ketika bidak telah mengelilingi sirkuit dan sampai di jalur berwarna di areanya, pemain harus mendapat angka dadu yang tepat nilainya untuk mencapai HOME. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Pemenangnya adalah pemain yang paling cepat meletakkan keempat bidak di HOME&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in; font-family: georgia;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;4)&lt;span style=";font-size:7;" &gt;     &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-size:130%;" &gt;4) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-size:130%;" &gt;Halma&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: georgia; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;Permainan satu ini menguji ketelitian kita dalam malihat peluang-peluang yang ada untuk melangkah jauh ke depan. Cara bermain halma ini pada intinya memindahkan bidak dari satu area ke area lain yang sama warna dan susunannya. Intinya kita harus bisa mengaturnya startegi untuk melompati bidak milik lawan kita, supaya cepat masuk ke dalam area yang kita inginkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: georgia; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: georgia; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;Cara Permainnannya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Siapakan papan dan susun bidak pada area segitiga yang sama warnanya dengan bidak. Permainan ini dimainkan oleh 2-3 orang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Mulailah melangkahkan bidak dengan mengikuti garis hitam ke bulatan hitam di area permainan secara bergiliran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Bidak hanya melangkah satu langkah apabila di depannya area kosong. Namun tidak dapat melangkah lebih dari satu langkah dengan meloncati bidak-bidak lain, dengan tetap mengikuti alur garis yang ada.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Dalam melangkah, masukkan bidak ke area segitiga di seberang &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;yang sama warnanya dan susun secara tepat agar area segitiga dapat terisi dengan penuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Pemenangnya adalah pemain yang paling cepat memindahkan semua bidaknya ke area segitiga di seberang.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -0.25in; font-family: georgia;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;5)&lt;span style=";font-size:7;" &gt;     &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);font-size:130%;" &gt;5)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;Othello&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: georgia; color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;Othello adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;salah satu permainan tradisional yang cukup terkenal yang berasal dari daerah jepang. Pemainnya dua orang. Tempat permainannya berupa suatu papan dengan kotak berjumlah 8*8. Masing-masing pemain memiliki jumlah biji dengan warna yang berbeda, satu pemain berwarna hitam dan yang lainnya berwarna putih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: georgia; color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: georgia; color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;Cara permainannya :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Tiap pemain berusaha untuk mengganti warna biji lawan menjadi warna biji miliknya dengan menjepit atau memblok biji-biji musuh baik itu secara vertikal,diagonal,maupun horizontal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;Pemenangnya adalah pemain dengan jumlah biji terbanyak, setelah semua tempat penuh terisi.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -0.25in; font-family: georgia;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;6)&lt;span style=";font-size:7;" &gt;     &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt;6)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Scrabble&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: georgia; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style=""&gt;Jika ingin bermain sambil melatih perbendaharaan kata kita, coba bermain scrabble. Scrabble adalah permainan menyusun kata, baik itu bahasa asing maupun bahasa Indonesia, yang dimainkan oleh 2 sampai 4 orang. Setiap pemain akan mengumpulkan poin berdasarkan nilai kata yang dibentuk dari keeping huruf di atas papan penerimaan berkotak-kotak (15 kolom dan 15 baris). Biji bermain berupa keping berbentuk bujur sangkar yang bertuliskan huruf pada salah satu sisi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: georgia; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: georgia; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style=""&gt;Cara permainannya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Pemain mengambil tujuh buah keping huruf dari kantong&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Ketika gilirannya tiba, pemain harus berusaha menyusun kata secara mendatar atau menurun seperti teka-teki silang. Kata-kata yang dibuat harus merupakan kata yang diizinkan untuk dimainkan berdasarkan kamus standar sesuai dengan bahasa yang dimainkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Pemain yang mengumpulkan total poin tertinggi dinyatakan sebagai pemenang.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -0.25in; font-family: georgia;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;7)&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-size:130%;" &gt;7&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt; )Twister&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: georgia; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;Permainan satu ini terbilang baru, tetapi tingkat keseruannya tidak perlu diragukan lagi, apalagi jika dimainkan beramai-ramai. Komponennya terdiri dari tikar polos berisi lingkaran-lingkaran berwarna-warni dan sebuah papan dengan jarum penunjuk yang bisa berputar. Kalau jarumnya berhenti di lingkaran biru dengan tulisan kaki kanan, berarti kaki kanan kita harus ditaruh di lingkaran biru di tikar. Permainan semakin lama akan bertambah seru karena bisa jadi di suatu posisi kepala kita berada tepat di bawah perut lawan main, atau posisi tubuh kita berada dalam posisi yang tidak diduga-duga dan bikin kita sulit bergerak untuk posisi selanjutnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: georgia; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: georgia; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;Cara bermainnya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Semua pemain melepas sepatu dan berdiri di atas alas dengan satu kaki di lingkaran kuning dan satu kaki lagi &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;di lingkaran biru. Pilih orang untuk bertindak sebagai pemutar panah pada papan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Orang tersebut akan memutar panah, dan pada saat panah berhenti, pemain harus menempatkan posisi sesuai dengan yang ditunjuk oleh panah. (contoh: tangan kanan pada lingkaran biru, kaki kiri pada lingkaran hijau), begitu seterusnya. Bagian tubuh yang sama dari kedua pemain tidak boleh berada pada satu lingkaran. Jadi pemain harus meregangkan badannya untuk mencapai lingkaran dengan bagian tubuh yang dimaksud.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Pemain akan gugur bila siku tangan atau lututnya menyentuh tikar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; font-family: georgia; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Begitu pemain sudah menempatkan bagian tubuhnya pada lingkaran yang dimaksud, mereka boleh mengangkat bagian tubuhnya sementara pemain lain lewat, tetapi kemudian pemain tersebut harus menaruhnya kembali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: georgia; color: rgb(0, 153, 0);font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-size:7;" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;span style="font-family: georgia; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Pemenangnya adalah grup yang paling lama bertahan tanpa terjatuh.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3679456202568668748-5770594828367770750?l=doyouknowabout.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/feeds/5770594828367770750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3679456202568668748&amp;postID=5770594828367770750' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default/5770594828367770750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default/5770594828367770750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/2008/09/senangnya-bermain-ramai-ramai.html' title='Senangnya Bermain Ramai-ramai'/><author><name>secret girlz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01969656674237775431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3679456202568668748.post-158678611073825065</id><published>2008-09-13T23:19:00.000-07:00</published><updated>2008-09-23T05:27:27.466-07:00</updated><title type='text'>Notre Dame</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Adalah sekolah Katholik Yayasan Santa Maria. Sekolah ini terletak di jln. Puri Kembangan Barat  Raya,Blok M - Puri Indah.Jakarta Barat .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah ini memiliki pendidikan yang lengkap di mulai dari Play Group, Taman Anak-anak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah ini juga memiliki fasilitas yang cukup lengkap. ada ruang musik, ruang BK(Bimbingan Konseling), ruang doa, ruang konfrensi, ruang audio visual, UKS, perpustakaan, aula , ruang komputer, praktik fisika, praktek Biologi dan memiliki lapangan yang luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMP Notre Dame banyak menciptakan bibit-bibit prestasi. Contohnya saja sekolah SMP Notre Dame terpilih sebagai kawasan yang terbersih di Jakarta Barat, dan lomba Moderen Dance yang berhasil meraih juara ke dua di sekolah Pangudiluhur. Dan banyak lagi prestasi yang diciptakan SMP Notredame.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat perayaan !7 Agustus, SMP Notre Dame sangat bersemangat untuk mengisi perayaan kemerdekaan Indonesia dengan berbagai kegiatan. Pada tanggal 16 Agustus 2008, Semua murid berkumpul di lapangan SD untuk memulai perlombaan dengan berdoa. Tentunya agar lomba dilaksanakan dengan lancar, agar tidak ada siswa yang menagalami kecelakaaan.&lt;br /&gt;Jenis perlombaan yang diadakan sangat menarik untuk para murid, yaitu lomba makan kerupuk, bakiak, menangkap ikan, estafet barang, sliding ball, lipsing, sendok kelereng dan tarik tambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lomba makan kerupuk adalah lomba yang paling banyak penontonnya. syarat-syarat lomba makan kerupuk ternyata tidak mudah yang kita bayangkan. Para peserta lomba harus menghabiskan kerupuknya dengan secepat-cepatnya dan memakannya harus berloncat-loncat karena kerupuk di gantung oleh tali rafia yang cukup tinggi. selain itu kita juga tidak diperbolehkan untuk menggunakan tangan. Sayang sekali ada salah satu peserta lomba yang memakan kerupuk dengan cepat dan tinggal satu gigitan, tiba-tiba kerupuk itu terlepas dari ikatannya dan terjatuh. Dengan berat hati penanggung jawab osis harus mendiskualikasi(mengeluarkannya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lomba tarik tambang adalah lomba adu kekuatan antar kelas. lomba ini di ikuti dari kelas 7 sampai kelas 9. senang sekali, karena kela saya berhasil meraih juara pertama. Karena teman-teman saya memiliki fisik yang kuat-kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lombah sliding ball adalah perlombaan yang tersulit karena dalam perlombaan ini sangat diperlukan kekompakkan dan ketangkasan. Caranya setiap siswa harus segera siap meletakkan pipanya agar dapat dilewati bola secara bergantian dan tidak boleh terjatuh, jika bola terjatuh harus memulai kembali dari garis start,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lomba yang sangat ditunggu penonton adalah lomba Lipsing, Peserta yang mengikuti perlomban ini harus percaya diri. Karena mereka harus bergaya mengikuti kaset yang diputar tanpa boleh mengeluarkan suara. Aksi para peserta membuat penonton tertawa terbahak-bahak, Karena atribut-atribut yang dipakai peserta unuk-unuk dan sangat lucu. walau ditengah matahari yang menyengat , kami tetep semangat dan senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siswa-siswi Notredame juga tidak lupa untuk memberikan penghormatan bagi pahlawan-pahlawan. Minggu, 17 Agustus 2008, upacara bendera dilakanakan dangan tenang dan hikmat. Saat mengheningkan cipta, kami berdoa dengan khusuk agar para pahlawan dilindungi dan jasa-jasanya selalu dikenang. Sang bendera merah putih dikibarkan di tiang bendera melambangkan dari segala perjuangan bangsa Indonesia. Merah adalah darah, dan putih adalah tulang kita. Akhirnya upacara telah selesai, kami bersiap-siap pulang untuk berkumpul bersama keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DI bulan September ini, SMP Notredame melaksanakan kegiatan BKSN(Bulan Kitab Suci). Lomba-lomba yang diadakan osis pada tahun ini sedikit berbeda tetapi konsep-konsepnya masih sama seperti tahun kemarin. Lomba-lomba yang diadakan adalah lomba baca kitab suci dengan bahasa inggris,menyanyikan mazmur,make a sleep shelter (kandang domba), fashion show, grub band lagu rohani , poster dan yang terbaru drama puppet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lomba band tahun ini berbeda dengan biasanya, karena tidak boleh menggunakan alat musik electric dan  memakai alat musik dari bahan-bahan bekas, seperti dari galon,kaleng dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lomba drama puppet adalah lomba yang baru dilaksanakan pada tahun ini. lomba ini sebenarnya sangat seru untuk disaksikan,tetapi sayang yang menonton lomba ini hanya sedikit karena mungkin para siswa mengira dramanya sangat membosankan. saat saya menyaksikan penampilan dari kelas 9D, membuat saya tertawa terpingkal-pingkal karena mereka menggunakan gambar-gambar yang lucu dan suara-suara yang dibuat seperti anak kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lomba Fashion show adalah lomba yang ditunggu-tunggu oleh semua siswa. para siswa tidak sabar dengan busana dan gaya  perwakilan mereka masing-masing dari setiap kelasnya. pakaian dan atribut yang digunakan tidak boleh dari bahan jadi dan pakaian yang digunakan harus bertemakan seperti raja firaun, maria dan yusuf dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sherliana&lt;br /&gt;9B&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3679456202568668748-158678611073825065?l=doyouknowabout.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/feeds/158678611073825065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3679456202568668748&amp;postID=158678611073825065' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default/158678611073825065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default/158678611073825065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/2008/09/notredame.html' title='Notre Dame'/><author><name>secret girlz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01969656674237775431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3679456202568668748.post-4921359265975431745</id><published>2008-08-14T02:15:00.000-07:00</published><updated>2008-08-14T02:19:47.905-07:00</updated><title type='text'>Sejarah Perkembangan Museum</title><content type='html'>&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(204, 102, 0);" class="contentheading" width="100%"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;     SEJARAH PERKEMBANGAN MUSEUM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;        &lt;/td&gt;        &lt;td class="buttonheading" align="right"&gt;    &lt;a href="javascript:void window.open('http://www.museum-indonesia.net/index2.php?option=com_content&amp;do_pdf=1&amp;id=33', 'win2', 'status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no');" title="PDF"&gt;    &lt;img src="http://www.museum-indonesia.net/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" name="image" align="middle" border="0" /&gt;   &lt;/a&gt;    &lt;/td&gt;        &lt;td class="buttonheading" align="right"&gt;     &lt;a href="javascript:void window.open('http://www.museum-indonesia.net/index2.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=33&amp;Itemid=9&amp;pop=1&amp;page=0', 'win2', 'status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no');" title="Print"&gt;     &lt;img src="http://www.museum-indonesia.net/images/M_images/printButton.png" alt="Print" name="image" align="middle" border="0" /&gt;    &lt;/a&gt;     &lt;/td&gt;        &lt;td class="buttonheading" align="right"&gt;    &lt;a href="javascript:void window.open('http://www.museum-indonesia.net/index2.php?option=com_content&amp;task=emailform&amp;id=33', 'win2', 'status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=400,height=250,directories=no,location=no');" title="E-mail"&gt;    &lt;img src="http://www.museum-indonesia.net/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" name="image" align="middle" border="0" /&gt;   &lt;/a&gt;    &lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;    &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                    &lt;p  style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;P&lt;span&gt;engertian tentang museum dari zaman ke zaman mengalami perubahan. Hal ini disebabkan karena museum senantiasa mengalami perubahan tugas dan kewajibannya. Museum merupakan suatu gejala sosial atau kultural dan mengikuti sejarah perkembangan masyarakat dan kebudayaan yang menggunakan museum itu sebagai prasarana sosial atau kebudayaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Museum berakar dari kata Latin “&lt;em&gt;museion&lt;/em&gt;”, yaitu kuil untuk sembilan dewi Muse, anak-anak Dewa Zeus yang tugas utamanya adalah menghibur. Dalam perkembangannya &lt;em&gt;museion&lt;/em&gt; menjadi tempat kerja ahli-ahli pikir zaman Yunani kuna, seperti sekolahnya Pythagoras dan Plato. Dianggapnya tempat penyelidikan dan pendidikan filsafat sebagai ruang lingkup ilmu dan kesenian adalah tempat pembaktian diri terhadap ke sembilan Dewi Muse tadi. Museum yang tertua sebagai pusat ilmu dan kesenian adalah yang pernah terdapat di Iskandarsyah.&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Lama kelamaan gedung museum tersebut yang pada mulanya tempat pengumpulan benda-benda dan alat-alat yang diperlukan bagi penyelidikan ilmu dan kesenian, ada yang berubah menjadi tempat mengumpulkan benda-benda yang dianggap aneh. Perkembangan ini meningkat pada abad pertengahan dimana yang disebut museum adalah tempat benda-benda pribadi milik pangeran, bangsawan, para pencipta seni dan budaya, para pencipta ilmu pengetahuan, dimana dari kumpulan benda (koleksi) yang ada mencerminkan apa yang khusus menjadi minat dan perhatian pemiliknya.&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Benda-benda hasil seni rupa sendiri ditambah dengan benda-benda dari luar Eropa merupakan modal koleksi yang kelak akan menjadi dasar pertumbuhan museum-museum besar di Eropa. "museum" ini jarang dibuka untuk masyarakat umum karena koleksinya menjadi ajang prestise dari pemiliknya dan biasanya hanya diperlihatkan kepada para kerabat atau orang-orang dekat. Museum juga pernah diartikan sebagai kumpulan ilmu pengetahuan dalam karya tulis seorang sarjana. Ini terjadi di zaman ensiklopedis yaitu zaman sesudah &lt;em&gt;Renaissance&lt;/em&gt; di Eropa Barat ditandai oleh kegiatan orang-orang untuk memperdalam dan memperluas pengetahuan mereka tentang manusia, berbagai jenis flora maupun fauna serta tentang bumi dan jagat raya disekitarnya. Gejala berdirinya museum tampak pada akhir abad 18 seiring dengan perkembangan pengetahuan di Eropa. Negeri Belanda yang merupakan bagian dari Eropa dalam hal ini juga tidak ketinggalan dalam upaya mendirikan museum.&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Perkembangan museum di Belanda sangat mempengaruhi perkembangan museum di Indonesia. Diawali oleh seorang pegawai VOC yang bernama G.E. Rumphius yang pada abad ke-17 telah memanfaatkan waktunya untuk menulis tentang &lt;em&gt;Ambonsche Landbeschrijving&lt;/em&gt; yang antara lain memberikan gambaran tentang sejarah kesultanan Maluku, di samping penulisan tentang keberadaan kepulauan dan kependudukan. Memasuki abad ke-18 perhatian terhadap ilmu pengetahuan dan kebudayaan baik pada masa VOC maupun Hindia-Belanda makin jelas dengan berdirinya lembaga-lembaga yang benar-benar kompeten, antara lain pada tanggal 24 April 1778 didirikan &lt;em&gt;Bataviaach Genootschap van Kunsten en Wetenschappen&lt;/em&gt;, lembaga tersebut berstatus lembaga setengah resmi dipimpin oleh dewan direksi. Pasal 3, dan 19 Statuten pendirian lembaga tersebut menyebutkan bahwa salah satu tugasnya adalah memelihara museum&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;yang meliputi: pembukuan (&lt;em&gt;boekreij&lt;/em&gt;); himpunan etnografis; himpunan kepurbakalaan; himpunan prehistori; himpunan keramik; himpunan muzikologis; himpunan numismatik, pening dan cap-cap; serta naskah-naskah (&lt;em&gt;handschriften&lt;/em&gt;), termasuk perpustakaan. &lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Lembaga tersebut mempunyai kedudukan yang penting bukan saja sebagai perkumpulan ilmiah, tetapi juga karena para anggota pengurusnya terdiri dari tokoh-tokoh penting dari lingkungan pemerintahan, perbankan dan perdagangan. Yang menarik dalam pasal 20 Statuten menyatakan bahwa benda yang telah menjadi himpunan museum atau &lt;em&gt;Genootschap&lt;/em&gt; tidak boleh dipinjamkan dengan cara apapun kepada pihak ketiga dan anggota-anggota atau bukan anggota untuk dipakai atau disimpan, kecuali mengenai perbukuan dan himpunan naskah-naskah (&lt;em&gt;handschiften&lt;/em&gt;) sepanjang peraturan membolehkan.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Pada waktu Inggris mengambil alih kekuasan dari Belanda, Raffles sendiri yang langsung mengepalai &lt;em&gt;Batavia Society of Arts and Sciences&lt;/em&gt;. Jadi waktu inggris kegiatan perkumpulan itu tidak pernah berhenti, bahkan Raffles memberi tempat yang dekat dengan istana Gurbenur Jendral yaitu di sebelah Harmoni (Jl. Majapahit No. 3 sekarang).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Selama kolonial Inggris nama lembaga diubah menjadi "&lt;em&gt;Literary Society&lt;/em&gt;". Namun ketika kolonial Belanda berkuasa kembali pada nama semula yaitu "&lt;em&gt;Bataviaasch Genootschap Van Kunsten en Watenschapen&lt;/em&gt; " dan memusatkan perhatian pada ilmu kebudayaan, terutama ilmu bahasa, ilmu sosial, ilmu bangsa-bangsa, ilmu purbakala, dan ilmu sejarah. Sementara itu, perkembangan ilmu pengetahuan alam mendorong berdirinya lembaga-lembaga lain.&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Di Batavia anggota lembaga bertambah terus, perhatian di bidang kebudayaan berkembang dan koleksi meningkat jumlahnya, sehingga gedung di Jl. Majapahit menjadi sempit. Pemerintah kolonial belanda membangun gedung baru di Jl. Merdeka Barat No. 12 pada tahun 1862. Karena lembaga tersebut sangat berjasa dalam penelitian ilmu pengetahuan maka pemerintah Belanda memberi gelar "&lt;em&gt;Koninklijk Bataviaasche Genootschap Van Kunsten en Watenschapen&lt;/em&gt;". Lembaga yang menempati gedung baru tersebut telah berbentuk museum kebudayaan yang besar dengan perpustakaan yang lengkap (sekarang Museum Nasional).&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Sejak pendirian &lt;em&gt;Bataviaach Genootschap van Kunsten en Wetenschappe&lt;/em&gt;n&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;untuk pengisian koleksi museumnya telah diprogramkan antara lain berasal dari koleksi benda-benda bersejarah dan kepurbakalaan baik dari kalangan pemerintah maupun masyarakat. Semangat itu telah mendorong untuk melakukan upaya pemeliharaan, penyelamatan, pengenalan bahkan penelitian terhadap peninggalan sejarah dan purbakala. Kehidupan kelembagaan tersebut sampai masa Pergerakan Nasional masih aktif bahkan setelah Perang Dunia I masyarakat setempat didukung Pemerintah Hindia Belanda menaruh perhatian terhadap pendirian museum di beberapa daerah di samping yang sudah berdiri di Batavia, seperti Lembaga Kebun Raya Bogor yang terus berkembang di Bogor. Von Koenigswald mendirikan Museum Zoologi di Bogor pada tahun 1894. Lembaga ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang bernama Radyapustaka (sekarang Museum Radyapustaka) didirikan di Solo pada tanggal 28 Oktober 1890, Museum Geologi didirikan di Bandung pada tanggal 16 Mei 1929, lembaga bernama &lt;em&gt;Yava Instituut&lt;/em&gt; didirikan di Yogyakarta tahun 1919 dan dalam perkembangannya pada tahun 1935 menjadi Museum Sonobudoyo. Mangkunegoro VII di Solo mendirikan Museum Mangkunegoro pada tahun 1918. Ir. H. Haclaine mengumpulkan benda purbakala di suatu bangunan yang sekarang dikenal dengan Museum Purbakala Trowulan pada tahun 1920. Pemerintah kolonial Belanda mendirikan Museum Herbarium di Bogor pada tahun 1941.&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Di luar Pulau Jawa, atas prakarsa Dr.W.F.Y. Kroom (asisten residen Bali) dengan raja-raja, seniman dan pemuka masyarakat, didirikan suatu perkumpulan yang dilengkapi dengan museum yang dimulai pada tahun 1915 dan diresmikan sebagai Museum Bali pada tanggal 8 Desember 1932. Museum Rumah Adat Aceh didirikan di Nanggro Aceh Darussalam pada tahun 1915, Museum Rumah Adat Baanjuang didirikan di Bukittinggi pada tahun 1933, Museum Simalungun didirikan di Sumatera Utara pada tahun 1938 atas prakarsa raja Simalungun.&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Sesudah tahun 1945 setelah Indonesia merdeka keberadaan museum diabadikan pada pembangunan bangsa Indonesia. Para ahli bangsa Belanda yang aktif di museum dan lembaga-lembaga yang berdiri sebelum tahun 1945, masih diijinkan tinggal di Indonesia dan terus menjalankan tugasnya. Namun di samping para ahli bangsa Belanda, banyak juga ahli bangsa Indonesia yang menggeluti permuseuman yang berdiri sebelum tahun 1945 dengan kemampuan yang tidak kalah dengan bangsa Belanda.&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Memburuknya hubungan Belanda dan Indonesia akibat sengketa Papua Barat mengakibatkan orang-orang Belanda meninggalkan Indonesia dan termasuk orang-orang pendukung lembaga tersebut. Sejak itu terlihat proses Indonesianisasi terhadap berbagai hal yang berbau kolonial, termasuk pada tanggal 29 Februari 1950 &lt;em&gt;Bataviaach Genootschap van Kunsten en Wetenschappen&lt;/em&gt; yang diganti menjadi Lembaga Kebudayaan Indonesia (LKI). LKI membawahkan 2 instansi, yaitu museum dan perpustakaan. Pada tahun 1962 LKI menyerahkan museum dan perpustakaan kepada pemerintah, kemudian menjadi Museum Pusat beserta perpustakaannya. Periode 1962-1967 merupakan masa sulit bagi upaya untuk perencanaan medirikan Museum Nasional dari sudut profesionalitas, karena dukungan keuangan dari perusahaan Belanda sudah tidak ada lagi. Di tengah kesulitan tersebut, pada tahun 1957 pemerintah membentuk bagian Urusan Museum. Urusan Museum diganti menjadi Lembaga Urusan Museum-Museum Nasional pada tahun 1964, dan diubah menjadi Direktorat Museum pada tahun 1966. Pada tahun 1975, Direktorat Museum diubah menjadi Direktorat Permuseuman. &lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Pada tanggal 17 September 1962 LKI dibubarkan, Museum diserahkan pada pemerintah Indonesia dengan nama Museum Pusat di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Kebudayaan. Museum Pusat diganti namanya menjadi Museum Nasional pada tanggal 28 Mei 1979.&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Penyerahan museum ke pemerintah pusat diikuti oleh museum-museum lainnya. Yayasan Museum Bali menyerahkan museum ke pemerintah pusat pada tanggal 5 Januari 1966 dan langsung di bawah pengawasan Direktorat Museum. Begitu pula dengan Museum Zoologi, Museum Herbarium dan museum lainnya di luar Pulau Jawa mulai diserahkan kepada pemerintah Indonesia sejak museum-museum diserahkan ke pemerintah pusat, museum semakin berkembang dan museum barupun bermunculan baik diselenggarakan oleh &lt;/span&gt;&lt;a href="file:///H:/MusIndo/Penyeleng.htm"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;pemerintah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt; &lt;span&gt;maupun oleh yayasan-yayasan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="file:///H:/MusIndo/Penyeleng.htm"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;swasta&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;Perubahan politik akibat gerakan reformasi yang dipelopori oleh para mahasiswa pada tagun 1998, telah mengubah tata negara Republik Indonesia. Perubahan ini memberikan dampak terhadap permuseuman di Indonesia. Direktorat Permuseuman diubah menjadi Direktorat Sejarah dan Museum di bawah Departemen Pendidikan Nasional pada tahun 2000. Pada tahun 2001, Direktorat Sejarah dan Museum diubah menjadi Direktorat Permuseuman.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Susunan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;organisasi diubah menjadi Direktorat Purbakala dan Permuseuman di bawah Badan Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata Pada tahun 2002. Direktorat Purbakala dan Permuseuman diubah menjadi Asdep Purbakala dan Permuseuman pada tahun 2004. Akhirnya pada tahun 2005, dibentuk kembali Direktorat Museum di bawah Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. (Tim Direktorat Museum)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;" align="justify"&gt;Winda Anggita. P&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;IX B&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3679456202568668748-4921359265975431745?l=doyouknowabout.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/feeds/4921359265975431745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3679456202568668748&amp;postID=4921359265975431745' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default/4921359265975431745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default/4921359265975431745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/2008/08/sejarah-perkembangan-museum.html' title='Sejarah Perkembangan Museum'/><author><name>secret girlz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01969656674237775431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3679456202568668748.post-6967008351477330950</id><published>2008-08-14T02:01:00.000-07:00</published><updated>2008-08-14T02:04:35.401-07:00</updated><title type='text'>Perkembangan Teknologi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;font-size:180%;"  &gt;Perkembangan Teknologi TTS Dari Masa ke Masa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Penelitian di bidang pensintesa ucapan mengalami perjalanan yang sangat panjang dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;telah dimulai sejak lama. Salah satu catatan literatur awal yang berhubungan dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;sintesa ucapan adalah pernyataan seorang ahli matematika dan engineer terkenal yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;bernama Leonhard Euler pada tahun 1761. Euler menyatakan “It would be a considerable&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;invention indeed, that of a machine able to mimic speech, with its sounds and&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;articulations. I think it is not imposible”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Berdasarkan hasil studi literatur dari berbagai sumber bacaan, perkembangan teknologi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;pensintesa ucapan dapat dibagi menjadi tiga kurun waktu. Kurun waktu pertama adalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;sebelum 1930. Pada masa ini penelitian-penelitian lebih banyak ditujukan untuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;memahami karakteristik sinyal ucapan serta pengembangan pensintesa ucapan berbasis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;mekanik atau elektromekanik. Kurun waktu kedua dimulai sejak tahun 1930-an sampai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;dengan ditemukannya komputer digital. Masa ini ditandai dengan pengembangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;berbagai alat pensintesa ucapan menggunakan teknologi elektronik analog. Kurun waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;ketiga dimulai sejak ditemukannya komputer digital hingga sekarang. Pada masa ini,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;sintesa ucapan dilakukan menggunakan pendekatan-pendekatan pemrosesan sinyal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;digital.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Kurun Waktu Pertama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Penelitian tentang ucapan dimulai dengan penelitian-penelitian untuk melakukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;pemahaman tentang sinyal ucapan. Pada tahun 1779, Imperial Academy of St. Petersburg&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;menyelenggarakan suatu kompetisi dengan tujuan untuk mengetahui hal-hal berikut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;[Pel93].&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;1. “What is the nature and character of the sounds of the vowels a, e, i, o, u that make&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;them different from one another?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;2. “Can an instrument be constructed like the vox humana pipes of an organ, which&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;shall accurate express the sounds of the vowels?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Seorang peneliti dari Rusia yang bernama Christian Gottlieb Kratzenstein memenangkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;kompetisi tersebut dengan membuat satu set resonator akustik yang mensimulasikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;mulut manusia. Resonator Kratzenstein terdiri dari 5 bentuk tabung, masing-masing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;untuk mensimulasikan satu bunyi vokal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Gambar 2.1. Resonator Kratzenstein [Pel92]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Robert Willis, pada tahun 1829 melakukan penelitian yang berhasil memperlihatkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;bahwa sintesa ucapan yang dihasilkan oleh Kratzenstein dapat pula dicapai dengan hasil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;yang sama menggunakan tabung tunggal yang dapat diatur panjangnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Selama dua dekade, antara tahun 1769 sampai dengan 1790, Wolfgang Ritter von&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Kempelen telah menghasilkan speaking machine yang lengkap. Pada prakteknya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Wolfgang telah membuat 3 model yang berbeda, semuanya dioperasikan dengan tangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Penemuannya dipublikasikan dalam bentuk buku pada tahun 1791.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Wolfgang von Kempelen berpendapat bahwa untuk membuat mesin yang dapat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;berbicara, pertama-tama harus dapat menghasilkan suara vokal. Wolfgang mulai dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;mencari sumber bunyi yang sesuai, yaitu suatu substitusi mekanik dari suara vokal. Dia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;mencoba menggunakan reed bergetar yang biasa digunakan dalam instrumen musik,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;walaupun hasilnya kurang memuaskan. Suara dari reed disalurkan melalui suatu alat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;berbentuk bel yang dilengkapi baffle pada mulut yang dapat digerakan untuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;menghasilkan bunyi vokal yang berbeda. Tidak puas dengan hasil percobaannya yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;pertama, von Kempelen menggunakan tangannya untuk menggantikan baffle. Meskipun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;hasilnya menjadi lebih baik, tetapi suara yang dihasilkan masih belum memuaskan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Gambar 2.2. Model Kedua Pensintesa Ucapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Buatan Wolfgang von Kempelen [Pel92]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Model yang kedua dirancang untuk memenuhi kebutuhan akan perlunya beberapa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;resonansi pada beberapa frekuensi yang berbeda untuk mencapai berbagai suara berlainan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;yang diinginkan. Versi ini bersifat modular, berupa tiga belas buah resonator yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;masing-masing dilengkapi dengan reed dan bersifat dapat dibongkar pasang, sehingga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;dapat saling dipertukarkan. Gambar 2.2 memperlihatkan model tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Dengan mesin tersebut, von Kempelen mengklaim bahwa dia telah mampu menghasilkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;suara vokal a, o dan u serta suara p, m dan l yang dapat diterima. Secara monotonik,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;mesin buatannya dapat mengucapkan suara seperti “mama” dan “papa”, tetapi masih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;menghadapi dua masalah utama. Pertama, suara vokal yang dihasilkan mengandung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;bunyi yang sifatnya eksplosif yang mirip bunyi “k”. Masalah lain yang dihadapi adalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;transisi antara dua bunyi yang berdekatan yang tidak smooth seperti suara alami. Satu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;bunyi dengan bunyi berikutnya masih terasa sebagai dua bunyi yang terpisah. Untuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;mengatasi masalah tersebut, dia menambahkan kulit halus pada reed, juga menggunakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;reed tunggal sebagai pengganti dari sejumlah reed yang sebelumnya digunakan pada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;setiap resonator.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Mesin ketiga buatan von Kempelen secara fisik sangat berbeda dari mesin-mesin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;sebelumnya (lihat Gambar 2.3). Paru-paru disimulasikan dengan pompa yang digerakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;dengan bahu yang secara kontinyu dapat menghembuskan udara. Vokal dapat dihasilkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;dengan cara menutup “nostrils” mesin tersebut dengan tangan kanan sambil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;menghembuskan udara dari simulator paru-paru. Sementara itu, tangan kiri harus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;mengatur resonansi melalui alat berbentuk bel. Hanya orang yang terlatih memainkannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;yang dapat menghasilkan bunyi-bunyi yang diharapkan. Suara seperti F, H, V, W dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;beberapa lainnya adalah suara-suara yang juga dapat dihasilkan dengan mesin tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Wolfgang mengklaim bahwa mesin ketiga buatannya dapat menghasilkan semua suara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;vokal serta sembilan belas konsonan. Meskipun mesin tersebut memiliki kapasitas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;menghasilkan udara sekitar enam kali lebih besar dari kapasitas paru-paru manusia, tetapi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;mesin ini hanya mampu mengucapkan kalimat yang pendek sebelum kehabisan udara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Pada tahun 1791 von Kempelen mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bahasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Jerman dan Perancis dengan judul “Mechanismus der menschlichen Sprache nebst der&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Berschreibung seimer sprechenden Maschine”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Di Perancis, pada waktu yang hampir bersamaan dengan von Kempelen, Abbe’ Mical&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;mengembangkan mesin lain yang dikenal sebagai “two talking head”. Mesin ini terdiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;dari dua silinder yang mirip dengan silinder yang biasa kita lihat pada instrumen musik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Satu silinder disediakan untuk memainkan sejumlah ucapan tertentu dengan prosody-nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Silinder lainnya digunakan untuk menghasilkan semua bunyi dalam bahasa Perancis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Tidak diketahui dengan pasti otentikasi mesin buatannya tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Gambar 2.3. Model Ketiga Pensintesa Ucapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Buatan Wolfgang von Kempelen [Pel92]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Hermann Helmholtz, seorang perintis peneliti akustik, pada pertengahan abad ke-19&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;membuat perangkat elektro-mekanik yang terdiri dari sejumlah garpu yang dapat ditala,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;kumparan elektrik, dan sejumlah resonator yang dapat mensintesa suara komposit yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;sangat mirip suara vokal manusia. Perangkat ini mungkin tidak memperlihatkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;hubungan langsung dengan berbagai penemuan alat-alat lainnya yang berhubungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;dengan aplikasi suara, tetapi keberadaan mesin tersebut memberikan ilham bagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Alexander Graham Bell yang menghasilkan beberapa penemuan di bidang aplikasi mesin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;yang berhubungan dengan suara manusia. Pada saat yang bersamaan juga, Hermmann&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Helmholtz telah melakukan berbagai penelitian yang memberikan pemahaman yang lebih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;mendalam tentang akustik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Peranan Sir Charles Wheatstone yang lebih dikenal dengan “Jembatan Wheatstone”-nya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;tidak dapat diabaikan dalam perkembangan alat pensintesa ucapan manusia. Wheatstone&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;tumbuh sambil membantu bisnis penjualan perangkat musik keluarganya di London.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Tahun 1821, pada usia sembilan belas tahun ia mendemonstrasikan alat ciptaannya yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;dapat menggetarkan batang logam yang dieksitasi oleh suatu sumber yang vibrasinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;dirambatkan melalui konduktor yang padat. Pada tahun 1835, Wheatstone&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;mendemonstrasikan ciptaannya kepada Dublin Association.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Gambar 2.4. Versi Wheatstone dari Model Ketiga Pensintesa Ucapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Buatan Wolfgang von Kempelen [Pel92]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Alexander Graham Bell yang lahir di Edinburg pada tahun 1846 dikenal sebagai penemu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;telpon. Berdasarkan buku yang ditulis oleh Kempelen, Bell beserta dua saudaranya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;(Melly dan Ted) pernah melakukan pengembangan mesin yang dapat menirukan ucapanucapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;manusia. Pengembangan tersebut dilakukan di Edinburg sekitar tahun 1863. Pada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;usia 19 tahun, Bell mencoba mengulangi penelitian akustik Helmholtz. Bell mengira&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;bahwa garpu tala dapat mentransmisikan bunyi vokal secara elektrik. Untuk memperbaiki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;kesalahan dugaan tersebut, akhirnya dia menemukan suatu keyakinan bahwa suara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;apapun dapat ditransmisikan secara elektrik. Pada akhirnya, Bell berhasil menemukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;telpon.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Pada awal tahun 1990-an, J. L. Flanagan melaporkan hasil kerjanya yang merupakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;kelanjutan dari pemikiran Helmholtz dan menguji berbagai alat yang dapat melakukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;sintesa suara vokal. Penelitian ini meliputi penggunaan pipa organ, multiple sirens, garpu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;vibrasi yang dapat ditala, serta ide R. R. Riesz yang pada tahun 1937 mengusulkan alat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;bicara mekanik yang dapat dioperasikan dengan jari-jari tangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Kurun Waktu Kedua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Sejak 1930 para peneliti mulai menggunakan model elektrik untuk analisis dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;menirukan ucapan. Pensintesa elektrik pertama yang berfungsi untuk menghasilkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;ucapan adalah Dudley’s voder. VODER (Voice Operated DEmonstratoR) dikembangkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;oleh Bell Laboratories. VODER merupakan sistem elektronik analog yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;mensimulasikan bagian-bagian alat ucap manusia. VODER pertama kali diperkenalkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;kepada publik dalam suatu pameran di New York pada tahun 1939. Pada saat tersebut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;berhasil didemonstrasikan bagaimana manusia dapat berdialog dengan mesin VODER&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;yang dimainkan oleh seorang operator.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Gambar 2.5. VODER dalam New York World’s Fair&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;pada Tahun 1939 [Pel92]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Gambar 2.6 memperlihatkan blok diagram VODER serta ekivalensinya dengan alat-alat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;ucap manusia. Suara bersumber dari dua buah sumber bunyi, yaitu : noise dan osilator.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Sumber noise disediakan untuk mensintesa ucapan yang menyerupai noise, sedangkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;osilator untuk ucapan lainnya. Frekuensi osilator dikendalikan oleh pedal. Frekuensi yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;dihasilkan akan menentukan pitch dari bagian ucapan yang dihasilkan. Sumber yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;dihasilkan akan dilewatkan pada sepuluh bandpass filter yang dihubungkan secara paralel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;dan masing-masing frekuensinya dapat diatur. Tiga pengatur lainnya disediakan untuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;mengatur proses transien, yaitu untuk reproduksi konsonan stop, yaitu t, d, p, b, k, g.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Mesin ini berhasil membangkitkan suara yang intelligible. Mesin ini harus dimainkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;oleh seorang operator yang sangat terlatih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Gambar 2.6. Ekivalensi VODER dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Alat Ucap Manusia [Pel92]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Kurun Waktu Ketiga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Selama 50 tahunan, teknologi pensintesa ucapan mengalami banyak perubahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Penemuan komputer digital telah memungkinkan untuk melakukan simulasi sebelum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;melakukan pengembangan perangkat keras. Sekitar tahun 1960-an, teknik analisis dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;sintesa ucapan terbagi menjadi dua paradigma. Pendekatan pertama disebut articulatory&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;synthesis. Dalam pendekatan ini, mekanisme produksi ucapan dimodelkan secara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;fisiologi dengan cukup rinci. Pendekatan lainnya disebut terminal-analogue synthesis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Pada pendekatan kedua ini, ucapan dimodelkan dengan model apapun. Orientasinya lebih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;ditekankan pada usaha untuk memodelkan sinyal ucapan, bukan pada bagaimana cara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;membangkitkannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Sebelum adanya komputer digital, sebenarnya belum ada sistem seperti yang sekarang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;kita kenal sebagai sistem TTS. Pengembangan yang ada saat itu hanya terbatas pada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;bagian untuk membangkitkan atau mensintesa ucapannya saja. TTS yang melakukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;konversi secara otomatis dari mulai teks berkembang setelah adanya komputer digital.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Pada tahun 1931, perusahaan Audichron membuat mesin pertama yang secara otomatis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;dapat mengucapkan waktu dan temperatur melalui saluran telpon. Sejak itu, banyak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;dikembangkan perangkat elektrik yang berhubungan dengan aplikasi ucapan, diantaranya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;adalah spektograf suara yang dapat menampilkan pola ucapan pada layar CRT.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Salah satu sistem komersial yang menerapkan teknologi komputer digital untuk aplikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;pemrosesan ucapan adalah IBM 7770 Audio Response Unit yang menggunakan drum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;berputar untuk menyimpan data-data ucapan. Pada awal tahun 1980-an berkembang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;beberapa sistem lainnya yang menggunakan komputer mainframe atau komputer mini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Dengan sistem ini, sejumlah institusi finansial saat itu dapat memberikan layanan sistem&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;otomatis melalui pesawat telpon. Keadaan tersebut berubah semakin cepat setelah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;teknologi IC serta komputer mikro berkembang dengan pesat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Berkembangnya komputer digital tidak hanya menyebabkan berkembangnya sistem TTS,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;tetapi juga melahirkan alternatif-alternatif baru untuk mengimplementasikan bagian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;pembangkit ucapannya. Pada era komputer digital, pembangkitan ucapan dilakukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;menggunakan algoritma-algoritma pemrosesan sinyal digital yang diimplementasikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;menggunakan perangkat lunak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Bentuk pensintesa digital yang berkembang pada awalnya adalah pensintesa yang dikenal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;dengan istilah formant synthesizer, bekerja dengan cara mensimulasikan komponenkomponen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;frekuensi utama pembentuk ucapan yang disebut formant. Salah satu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;pensintesa ucapan jenis ini yang populer dan banyak digunakan pada berbagai aplikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;adalah cascade-parallel formant synthesizer yang pertama kali diusulkan oleh Dennis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Klatt pada tahun 1990. Synthesizer tersebut merupakan pengembangan dari generasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;sebelumnya yang juga dirancang oleh Klatt pada tahun 1980.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Pensintesa formant tidak dapat menghasilkan suara dengan tingkat kealamian yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;tinggi, sehingga perkembangan TTS mengarah pada pencarian alternatif untuk mencari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;pendekatan yang dapat menghasilkan ucapan yang lebih alami. Seiring dengan kecepatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;prosesor serta media penyimpanan komputer yang semakin tinggi, pendekatan tersebut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;mengarah pada sistem yang melakukan penggabungan segmen-segmen ucapan yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;direkam sebelumnya. Berdasarkan berbagai pertimbangan teknis dan kualitas yang ingin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;dicapai, bentuk segmen yang dianggap paling optimum dan banyak digunakan adalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;diphone atau dua fonem yang berurutan. Pendekatan dengan cara penyusunan ucapan dari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;diphone ini disebut diphone concatenation.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Tantangan teknis utama pada teknik diphone concatenation adalah mencari algoritma&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;untuk menggabungkan diphone dengan diphone lainnya, serta algoritma untuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;memanipulasi diphone, khususnya untuk mengubah durasi serta pitch diphone. Berbagai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;teknik yang berkembang untuk mendukung pensintesa jenis ini diantaranya adalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;autoregressive (AR), Glottal AR, hybrid harmonic/stocastic, time domain PSOLA (TDPSOLA),&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;multiband resynthesis-PSOLA (MBR-PSOLA), serta Linear Prediction-PSOLA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;(LP-PSOLA) [Dut97].&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Kini, speech synthesizer berkualitas tinggi telah tersedia untuk sejumlah bahasa, misalnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Bahasa Inggris, Perancis, Belanda, Jerman dan beberapa bahasa lainnya. Namun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;demikian, speech synthesizer untuk bahasa Indonesia sampai saat ini belum tersedia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Salah satu perusahaan yang telah menghasilkan TTS berkualitas baik adalah perusahaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Lernout and Hauspie di Belgia. Perusahaan tersebut sudah memproduksi sistem TTS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;berkualitas tinggi untuk bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Belanda, Spanyol dan Portugis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Winda Anggita. P&lt;br /&gt;IX B&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3679456202568668748-6967008351477330950?l=doyouknowabout.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/feeds/6967008351477330950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3679456202568668748&amp;postID=6967008351477330950' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default/6967008351477330950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default/6967008351477330950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/2008/08/perkembangan-teknologi.html' title='Perkembangan Teknologi'/><author><name>secret girlz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01969656674237775431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3679456202568668748.post-586076700870574655</id><published>2008-08-09T00:38:00.000-07:00</published><updated>2008-09-15T05:13:56.999-07:00</updated><title type='text'>Lirik-lirik lagu</title><content type='html'>&lt;h1  style="text-align: left; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Lyrics: Demi Lovato &amp;amp; Joe Jonas - This is Me&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt;I Always been the kind of girl that hid my face&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; So afraid to tell the world of what I've got to say&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; But I have this dream right inside of me&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; I'm gonna let it show, It's time&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; To let you know, it's about you know&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; This is real, this is me&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; I'm exactly where I'm supposed to be now&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; Gonna let the light, shine on me&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; Now I found, who I am&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; Theres no way to hold it in&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; No more hiding who I wanna be&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; This is me&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; Do you know what it's like to feel so in the dark&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; To dream about a life where you're the shining star&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; Even though it seems Like it's too far away&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; I have to believe in myself, it's the only way&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; This is real, this is me&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; I'm exactly where I'm supposed to be now&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; Gonna let the light shine on me!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; Now I found, who I am&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; There's no way to hold it in&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; No more hiding who I wanna be&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; This is me!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; You're the voice I hear inside my head&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; The reason that I'm singing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; I need to find you&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; I've got to find you&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; You're the missing piece I need&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; The song inside of me&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; I need to find you&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; I've got to  find you&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; This is real, this is me&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; I'm exactly where I'm supposed to be now&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; Gonna let the light shine on me&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; Now I found, who I am&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; There's no way to hold it in&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; No more hiding who I wanna be&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; This is me!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; You're the missing piece I need&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; The song inside of me&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; You're the voice I hear inside my head&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; The reason that I'm singing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; Now I found, who I am&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; There's no way to hold it in&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;" &gt; No more hiding who I wanna be&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; This is me!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;strong&gt;Jonas Brothers Burning Up Lyrics&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;I'm hot &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;You're cold &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;You go around &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Like you know &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Who I am &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;But you don't &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;You got me on my toes &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;I'm slippin' into the lava &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;And I'm tryin' to keep from going under &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Baby, you turn the temperature hotter &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Cuz I'm burnin' up &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Burnin' up for you baby &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;C'mon girl &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;I fell [I fell] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;So fast [so fast] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;I can't hold myself back &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;High heels [high heels] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Red dress [red dress] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;All by yourself &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Gotta catch my breath &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;I'm slippin' into the lava &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;And I'm tryin' to keep from going under &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Baby, you turn the temperature hotter &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Cuz I'm burnin' up &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Burnin' up for you baby &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Walk in the room &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;All I can see is you (Oh) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;You're staring me down &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;I know you feel it too &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;I'm slippin' into the lava &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;And I'ma try to keep from going under &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Baby, you turn the temperature hotter &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Cuz I'm burnin' up &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Burnin' up for you baby &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Slippin' into the lava &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;And I'm tryin' to keep from going under &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Baby, who turned the temperature hotter &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Cuz I'm burnin' up &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Burnin' up for you baby &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Yeah we're burnin' up in this place tonight &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;The brothers sing it loud  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;(And we're feeling right) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Get up and dance  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;(Don't try and fight it) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Big Rob for real  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;(And that's no lie) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Stop drop and roll  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;(And touch the floor) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;(It keeps on burning up) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;More and More &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;I got JB with me  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;(Layin' it down) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Now come on boys &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Let's bring the chorus around  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;I'm slippin' into the lava &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;(Burnin' up, burnin' up) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;And I'm tryin' to keep from going under &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;(Yeah) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Baby, you turn the temperature hotter &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;(C-C-C'mon Nick) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Cuz I'm burnin' up &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Burnin' up for you baby &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Burnin' up &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Burnin' up for you baby &lt;/span&gt;&lt;img style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);" src="http://www.metrolyrics.com/images/l/2147459091.jpg" width="1" height="1" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h1 style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Lyrics: Jonas Brothers - When You Look Me In The Eyes&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oh yeah oh yeah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; If the heart is always searching &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Can you ever find a home? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; I've been looking for that someone &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; I'll never make it on my own &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Dreams can't take the place of loving you &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; There's gotta be a million reasons why it's true &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; When you look me in the eyes &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; And tell me that you love me &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Everything's alright &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; When you're right here by my side &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; When you look me in the eyes &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; I catch a glimpse of heaven &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; I find my paradise &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; When you look me in the eyes &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; How long will I be waiting &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; To be with you again?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Gonna tell you that I love you &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; In the best way that I can &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; I can't take a day without you here &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; You're the light that makes my darkness disappear &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; When you look me in the eyes &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; And tell me that you love me &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Everything's alright &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; When you're right here by my side &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; When you look me in the eyes &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; I catch a glimpse of heaven &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; I find my paradise &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; When you look me in the eyes &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; More and more I start to realize &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; I can reach my tomorrow &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; I can hold my head up high &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; And it's all because you're by my side &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; When you look me in the eyes &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; And tell me that you love me &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Everything's alright &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; When you're right here by my side &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; And when I hold you in my arms&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; I know that it's forever&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; I just gotta let you know&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; I never wanna let you go cause&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; When you look me in the eyes &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; And tell me that you love me &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Everything's alright (it's alright)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; When you're right here by my side (by my side)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; When you look me in the eyes &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; I catch a glimpse of heaven (oh)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; I find my paradise &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; When you look me in the eyes &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Oh yeah oh whoa yeah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Michelle Chandra&lt;br /&gt;IX B&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3679456202568668748-586076700870574655?l=doyouknowabout.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/feeds/586076700870574655/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3679456202568668748&amp;postID=586076700870574655' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default/586076700870574655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default/586076700870574655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/2008/08/lirik-lirik-lagu.html' title='Lirik-lirik lagu'/><author><name>secret girlz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01969656674237775431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3679456202568668748.post-3552021361612577299</id><published>2008-08-09T00:03:00.000-07:00</published><updated>2008-09-14T01:33:44.192-07:00</updated><title type='text'>Misteriusnya Warisan Negara</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;Setiap negara pasti punya tempat atau benda yang mempunyai nilai sejarah atau budaya yang berharga, hingga dijadikan aset nasional. National treasure seperti ini sering menjadi daya tarik suatu negara karena keindahannya. tetapi bagaimana ya kalau national treasure justru jadi menarik akibat saling terjadinya hal-hal misteriusnya?&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="font-weight: bold;"&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;makam Tutankhamun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;/ol&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 51, 255); font-weight: bold;"&gt; Walau negaranya panas dan gersang, Mesir tetap banyak dikunjungi orang karena warisan budayanya yang keren banget! salah satunya piramida. Bangunan yang berfungsi sebagai makam Pharaoh ( raja-raja Mesir) ini memang unik. Bukan cuma karena bentuk bangunan dan isinya,tetapi juga karena adanya kejadian-kejadian aneh yang dipercaya sebagai kutukan dari Pharaoh yang dikubur didalamnya.&lt;br /&gt;Kutukan yang paling terkenal adalah kutukan makam Tutankhamun. Makam ini ditemukan oleh Howard Carter pada tahun 1922. Anehnya, pada hari yang sama, burung kenari kesayangan Howard mati ditelan ular kobra, yang dipercya sebagai binatang pelindung Pharaoh. Setahun setelahnya, novelis Mari Corell memperingatkan bahwa orang yang masuk ke dalam makam itu akan menerima akibanya.&lt;br /&gt;Pertingatan Mari ini menjadi kenyataan. beberapa minggu setelah peringatan ini, Lord Carnarvon, orang kaya yang membiayai ekspedisi makam Tutankhamun ini, meninggal. Tidak hanya itu, Kota Kairo mengalami mati lampu, dan anjing kesayangan Carnarvon yang ada di Inggris juga mati. Tepat pada saat yang sama. Ditambah lagi, terhitung ada 26 orang yang berkaitan dengan ekspedisi itu satu-persatu meninggal dalam hitungan satu dekade.&lt;br /&gt;Tatapi dibalik semua itu, ada juga hal yang baik terjadi. Banyak pembuat film yang menganbil tema soal kutukan ini, dan akhirnya menjadi sarana promosi yang baik untuk parawisata Mesir. Dan roh Tutankhanum sendiri tampaknya senang-senang saja dengan segala publisitas ini, karena menurut kepercayaan Mesir kono, jiwa seseorang akan tetap hidup jika namanya diingat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;    2.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;  Reruntuhan Bhangarh&lt;br /&gt;                        &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;             &lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);"&gt; P&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;ada malam hari, di daerah reruntuhan kota Bhangarh susananya sangat sepi. Hal ini bukan karena salah satu tempat wisata tersohor di daerah Rajasthan, India itu sudah tutup, tetapi karena tidak ada yang berani tinggal di tempat tersebut setelah matahari terbenam. Soalnya, banyak banget orang yang hilang dan tidak pernah ditemukan setelah mereka berada di reruntuhan ini pada malam harinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Penduduk setempat percaya keanehan-keanehan ini muncul karena kota Bhangarh telah dikutuk. Kisah tentang kota inipun kini telah menjadi legenda yang dikenal di seluruh India. Alkisah Ratnawati, putri dari kota Bhangarh, mempunyai wajah yang sangat cantik. Saat ia berumur 18 tahun, banyak pria datang dari berbagai tempat untuk melamarnya. Ada pula seorang penyihir bernama Singhia yang sangat mencintai putri ini, tetapi tidak pernah diizinkan untuk bertemu dengan sang putri. Maka, ia pun menaruh mantera dan sihirnya di dalam minyak wangi dengan hrapan sang putri akan jatuh cinta kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Malangnya, Ratnawati sudah tahu bahwa minyak itu sudah dimanterai. ia pun memecahkan botol berisi minyak wangi itu ke atas batu. Batu yang terkena cipratan minyak ini lalu menggelinding dan menimpa Singhia. Dalam keadaan sekarat, Singhia mengutuk kota Bhangarh, dan bahwa semua orang yang tinggal di tempat itu akan mati. Benar saja, pada tahun berikutnya, terjadi perang antar kota Bhangarh dan Ajabgarh, dan tidak ada yang selamat. Sejak itulah tempat itu dianggap terkutuk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Kutukan ini tidak cuma berhenti di kasus orang hilang saja. Rumah-rumah yang dibangun di atas tempat inipun runtuh secara misterius. Hal ini membuat para penduduk setempat semakin mempercayai kutukan tersebut. Dan tampaknya pemerintah India pun mempercayai hal yang sama. Buktinya, kantor Archeological Survey of India menaruh papan di reruntuhan kota itu yang bertuliskan " Staying after sunset is strictly prohibited ini this area ."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;    3&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;. Maria De Guadalupe&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt; Maria de Guadalupe adalah salah satu national treasure paling dihormati di Meksiko, yaitu artifak Bunda Maria, yang merupakan simbol suci umat Katholik. Artifak ini berupa gambar Bunda Maria dalam balutan pakaian wanita Indian Aztec dengan sikap berdoa (nameste), yang terlukis di atas tilma (kain yang biasa dipakai oleh penduduk Indian Aztec). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt; Legenda di balik penemuan ini juga diselimuti dengan misteri dan keajaiban. pada tanggal 9 Desember 1531, seorang petani miskin bernama Juan Diego sedang berjalan menuju gereja di Tlateloco untuk mengikuti misa. Di bukit, ia bertemu dengan wanita cantik yang ternyata adalah Bunda Maria. Bunda Maria menyuruh Juan untuk menemui Uskup Zumarraga, untuk menyampaikan pesan perdamaian dan mendirikan sebuah gereja di bikut itu. Juan Diego melakukan perintah tersebut, tetapi sayang tidak ada seorang pun yang percaya padanya, termasuk pula sang uskup. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt; Juan pun kembali ke bukit itu dan bercerita kepada Bunda Maria. Ia diminta kembali keesokan harinya untuk mengambil bukti agar si uskup percaya. Sayangnya, paman Juan sakit parah dan Juan diminta memanggilkan pastor untuk memberi sakramen terakhir sebelum pamannya meninggal. Sehingga Juan tidak bisa datang ke bukit. Tetapi Bunda Maria tetap menemui Juan , mengatakan pamannya sudah sembuh, dan mengajaknya kembali ke bukit itu. Ternyata bukit yang tadinya gersang itu kini sudah dipenuhi dengan bunga mawar -mawar segar. Bunda Maria pun memetik mawar itu dan merangkainya dalam lipatan tilma. Waktu Juan memberikan tilma itu kepada uskup, di dalamnya telah terdapat gambar Bunda Maria. Uskup pun akhirnya percaya dan membangun sebuah basilika, yang sekarang dikunjungi sekitar 10.000 orang per tahunnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt; Orang-orang yang mengunjungi artifak ini untuk mencari penyembuhan, karena sering ada orang yang sembuh setelah berdoa di samping gambar Bunda Maria tersebut. Guadalupe adalah nama yang disebutkan Bunda Maria kepada paman Juan Diego ketika Bunda Maria mengunjunginya. Karena itulah artifak ini kemudian dikenal dengan nama Maria de Guadalupe.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt; Ada lagi hal yang ganjl dalam artifak ini. Setelah diteliti, ada tiga sosok kecil yang tergambar di mata sebelah kanan Maria. Tiga sosok itu adalah Juan Diego, uskup Zumarraga dan penerjemah uskup, Juan Gonzalez.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);font-family:arial;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(102, 102, 204); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;PAra TOkoh Di Dunia&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Menjadi orang terkenal ternyata tidak selamanya bahagia. Ada resiko yang harus ditanggung oleh para pesohor ini. Mulai dari dikerubuti fans, dikejar-kejar para wartawan , bahkan..... di tembak mati. Beberapa di antara mereka dibunuh oleh orang terdekat mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 102, 204); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;1) &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Mahatma Gandhi&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Mohandas Keramchand Gandhi, atau yang lebih dikenal dengan nama Mahatma Gandhi, adalah tokoh yang membawa India pada kemerdekaannya. Dan bebes dari tangan Inggris. Gandhi melakukan semua perlawanan  ini tanpa kekerasan, Sikap Gandhi yang anti kekerasan, menjadikannya sebagai sumber inspirasi di seluruh dunia. Dia bahkan lima kali dinominasikan untuk memenangkan &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nobel perdamaian, walaupun tidak pernah benar-benar mendapatkannya.&lt;br /&gt;saat terjadi perpecahan antara pemeluk Muslim dan Hindu di India pada tahun 1946, Gandhi menyarankan mereka untuk berdamai. ia juga menyarankan agar India ( Mayoritas penduduk Hindu) memberi dana pada Pakistan (mayoritas penduduk Muslim) untuk kesejahteraan mereka.  Aksi Gandhi ini menimbulkan kemarahan kaum Hindu radikal. salah satu anggotanya, yaitu  Nathuram Godse, kemudian menembak Gandhi pada tanggal 30  Januari 1948 . setelah kematiannya, hari ulang tahun Gandhi  pada tanggal 2 Oktober ditetapkan  oleh  PBB sebagai hari  Anti Kekerasan Sedunia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 102, 204); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;2) Indira  Gandhi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);"&gt;Putri  Jawaharlal Nehru adalah wanita pertama dan satu-satunya yang pernah menjabat sebagai perdana mentri di India. pada tahun 1981, karena ingin menumpas pemberontakan yang dilakukan oleh separatis Jarnail Sigh Bhindranwale, ia mengirim pasukannya ke Golden Temple, tempat suci kaum India Sikh. Usaha penangkapan ini menimbulkan kericuhan yang menewaskan banyak kaum Sikh.&lt;br /&gt;Pada tanggal 31 Oktober 1948, Indira ditembak  menggunakan senapan mesin oleh dua orang bodyguardnya, Satwant Singh dan Beant Singh, yang ternyata adalah kaum Sikh yang merasa dendam. Indira kemudian  meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 102, 204); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;3)Abraham Lincoln&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Abraham Lincoln (Abe) adalah presiden Amerika Serikat yang ke-16, yang menjabat sejak 4 Maret  1861. Berkat jasa besar dialah, maka perbudakan i Amerika dapat terhapuskan. Upaya Abe  untuk  memberantas perbudakan ini membuat banyak pihak marah, salah satunya adalah John Wilkes Booth, seorang aktor sekaligus mata-mata. Rencana awalnya Booth hanya  akan menculik Abe.  Tetapi  dia kemudian menembak Abe tepat di kepala saat Abe sedang menonton pertunjukan Our American Cousin pada tanggal 14 April 1865 di Ford's Theatre, washington DC. Booth ditangkap 12 hari kemudiam di Virgina. Beberapa sat sebelumnya, Abe pernah memimpikan pembunuhan terhadap dirinya ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 102, 204); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 102, 204); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 102, 204); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;Sherliana&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;IX B&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 102, 204); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 102, 204); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3679456202568668748-3552021361612577299?l=doyouknowabout.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/feeds/3552021361612577299/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3679456202568668748&amp;postID=3552021361612577299' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default/3552021361612577299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default/3552021361612577299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/2008/08/museum-museum.html' title='Misteriusnya Warisan Negara'/><author><name>secret girlz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01969656674237775431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3679456202568668748.post-1011045282673883683</id><published>2008-08-08T22:37:00.000-07:00</published><updated>2008-09-15T05:25:59.850-07:00</updated><title type='text'>Global warming</title><content type='html'>&lt;h2 style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Global Warming - Apa dan mengapa&lt;/h2&gt;        &lt;small style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;&lt;a href="http://langitselatan.com/category/tata-surya/bumi/" title="View all posts in Bumi" rel="category tag"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/small&gt;                &lt;p style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;&lt;img src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2008/02/global_warming.gif" alt="global_warming.gif" align="left" width="200" /&gt;Sejak dikenalnya ilmu mengenai iklim, para ilmuwan telah mempelajari bahwa ternyata iklim di Bumi selalu berubah. Dari studi tentang jaman es di masa lalu menunjukkan bahwa iklim bisa berubah dengan sendirinya, dan berubah secara radikal. Apa penyebabnya? Meteor jatuh? &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Variasi panas matahari&lt;/span&gt;&lt;http:&gt;? Gunung meletus yang menyebabkan awan asap? Perubahan arah angin akibat perubahan struktur muka Bumi dan arus laut? Atau karena komposisi udara yang berubah? Atau sebab yang lain? &lt;/http:&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;&lt;http:&gt;Sampai baru pada abad 19, maka studi mengenai iklim mulai mengetahui tentang kandungan gas yang berada di atmosfer, disebut sebagai gas rumah kaca, yang bisa mempengaruhi iklim di Bumi.&lt;/http:&gt; Apa itu gas rumah kaca?&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Sebetulnya yang dikenal sebagai ‘gas rumah kaca’, adalah suatu efek, dimana molekul-molekul yang ada di atmosfer kita bersifat seperti memberi efek rumah kaca. Efek rumah kaca sendiri, seharusnya merupakan efek yang alamiah untuk menjaga temperatur permukaaan Bumi berada pada temperatur normal, sekitar 30°C, atau kalau tidak, maka tentu saja tidak akan ada kehidupan di muka Bumi ini.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Pada sekitar tahun 1820, bapak Fourier menemukan bahwa atmosfer itu sangat bisa diterobos (permeable) oleh cahaya Matahari yang masuk ke permukaan Bumi, tetapi tidak semua cahaya yang dipancarkan ke permukaan Bumi itu bisa dipantulkan keluar, radiasi merah-infra yang seharusnya terpantul terjebak, dengan demikian maka atmosfer Bumi menjebak panas (prinsip rumah kaca).&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Tiga puluh tahun kemudian, bapak Tyndall menemukan bahwa tipe-tipe gas yang menjebak panas tersebut terutama adalah karbon-dioksida dan uap air, dan molekul-molekul tersebut yang akhirnya dinamai sebagai gas rumah kaca, seperti yang kita kenal sekarang. Arrhenius kemudian memperlihatkan bahwa jika konsentrasi karbon-dioksida dilipatgandakan, maka peningkatan temperatur permukaan menjadi sangat signifikan.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Semenjak penemuan Fourier, Tyndall dan Arrhenius tersebut, ilmuwan semakin memahami bagaimana gas rumah kaca menyerap radiasi, memungkinkan membuat perhitungan yang lebih baik untuk menghubungkan konsentrasi gas rumah kaca dan peningkatan Temperatur. Jika konsentrasi karbon-dioksida dilipatduakan saja, maka temperatur bisa meningkat sampai 1°C.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Tetapi, atmosfer tidaklah sesederhana model perhitungan tersebut, kenyataannya peningkatan temperatur bisa lebih dari 1°C karena ada faktor-faktor seperti, sebut saja, perubahan jumlah awan, pemantulan panas yang berbeda antara daratan dan lautan, perubahan kandungan uap air di udara, perubahan permukaan Bumi, baik karena pembukaan lahan, perubahan permukaan, atau sebab-sebab yang lain, alami maupun karena perbuatan manusia. Bukti-bukti yang ada menunjukkan, atmosfer yang ada menjadi lebih panas, dengan atmosfer menyimpan lebih banyak uap air, dan menyimpan lebih banyak panas, memperkuat pemanasan dari perhitungan standar.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Sejak tahun 2001, studi-studi mengenai dinamika iklim global menunjukkan bahwa paling tidak, dunia telah mengalami pemanasan lebih dari 3°C semenjak jaman pra-industri, itu saja jika bisa menekan konsentrasi gas rumah kaca supaya stabil pada 430 ppm CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;e (ppm = part per million = per satu juta ekivalen CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; - yang menyatakan rasio jumlah molekul gas CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; per satu juta udara kering). Yang pasti, sejak 1900, maka Bumi telah mengalami pemanasan sebesar 0,7°C.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Lalu, jika memang terjadi pemanasan, sebagaimana disebut; yang kemudian dikenal sebagai pemanasan global, (atau dalam istilah populer bahasa Inggris, kita sebut sebagai Global Warming): Apakah merupakan fenomena alam yang tidak terhindarkan? Atau ada suatu sebab yang signfikan, sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"An Inconvenient&lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic; font-weight: bold;" href="http://langitselatan.com/2007/04/24/dalam-rangka-memperingati-hari-bumi-inconvenient-truth/" target="_blank"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;http:&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; Truth" &lt;/span&gt;yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana itu.&lt;/http:&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Perlu kerja-sama internasional untuk bisa mengatakan bahwa memang manusia-lah yang menjadi penyebab utama terjadinya pemanasan global. Laporan IPCC (&lt;em&gt;Intergovernmental Panel on Climate Change&lt;/em&gt;) tahun 2007, menunjukkan bahwa secara rata-rata global aktivitas manusia semenjak 1750 menyebabkan adanya pemanasan. Perubahan kelimpahan gas rumah kaca dan aerosol akibat radiasi Matahari dan keseluruhan permukaan Bumi mempengaruhi keseimbangan energi sistem iklim. Dalam besaran yang dinyatakan sebagai &lt;em&gt;Radiative Forcing&lt;/em&gt; sebagai alat ukur apakah iklim global menjadi panas atau dingin (warna merah menyatakan nilai positif atau menyebabkan menjadi lebih hangat, dan biru kebalikannya), maka ditemukan bahwa akibat kegiatan manusia-lah (antropogenik) yang menjadi pendorong utama terjadinya pemanasan global (Gb.1).&lt;/p&gt; &lt;div class="imagecaptioneasy imagecaptioneasy_nowrap" style="width: 500px; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;&lt;img src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2008/02/ipcc2007.jpg" alt="Hasil perhitungan perkiraan agen pendorong terjadinya pemanasan global dan mekanismenya (kolom satu), berdasarkan pengaruh radiasi (Radiative Forcing), dalam satuan Watt/m^2, untuk sumber antropogenik dan sumber yang lain, tanda merah dan nilai positif dari kolom dua dan tiga  berarti sumbangan pada pemanasan, sedangkan biru adalah efek kebalikannya. Kolom empat menyatakan dampak pada skala geografi, sedangkan kolom kelima menyatakan tingkat pemahaman ilmiah (Level of Scientific Understanding), Sumber: Laporan IPCC, 2007." width="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Hasil perhitungan perkiraan agen pendorong terjadinya pemanasan global dan mekanismenya (kolom satu), berdasarkan pengaruh radiasi (Radiative Forcing), dalam satuan Watt/m^2, untuk sumber antropogenik dan sumber yang lain, tanda merah dan nilai positif dari kolom dua dan tiga berarti sumbangan pada pemanasan, sedangkan biru adalah efek kebalikannya. Kolom empat menyatakan dampak pada skala geografi, sedangkan kolom kelima menyatakan tingkat pemahaman ilmiah (Level of Scientific Understanding), Sumber: Laporan IPCC, 2007.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Dari gambar terlihat bahwa karbon-dioksida adalah penyumbang utama gas kaca. Dari masa pra-industri yang sebesar 280 ppm menjadi 379 ppm pada tahun 2005. Angka ini melebihi angka alamiah dari studi perubahan iklim dari masa lalu (paleoklimatologi), dimana selama 650 ribu tahun hanya terjadi peningkatan dari 180-300 ppm. Terutama dalam dasawarsa terakhir (1995-2005), tercatat peningkatan konsentrasi karbon-dioksida terbesar pertahun (1,9 ppm per tahun), jauh lebih besar dari pengukuran atmosfer pada tahun 1960, (1.4 ppm per tahun), kendati masih terdapat variasi tahun per tahun.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Sumber terutama peningkatan konsentrasi karbon-dioksida adalah penggunaan bahan bakar fosil, ditambah pengaruh perubahan permukaan tanah (pembukaan lahan, penebangan hutan, pembakaran hutan, mencairnya es). Peningkatan konsentrasi metana (CH4), dari 715 ppb (part per billion= satu per milyar) di jaman pra-industri menjadi 1732 ppb di awal 1990-an, dan 1774 pada tahun 2005. Ini melebihi angka yang berubah secara alamiah selama 650 ribu tahun (320 - 790 ppb). Sumber utama peningkatan metana pertanian dan penggunaan bahan bakar fosil. Konsentrasi nitro-oksida (N&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;O) dari 270 ppb - 319 ppb pada 2005. Seperti juga penyumbang emisi yang lain, sumber utamanya adalah manusia dari agrikultural. Kombinasi ketiga komponen utama tersebut menjadi penyumbang terbesar pada pemanasan global.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Kontribusi antropogenik pada aerosol (sulfat, karbon organik, karbon hitam, nitrat and debu) memberikan efek mendinginkan, tetapi efeknya masih tidak dominan dibanding terjadinya pemanasan, disamping ketidakpastian perhitungan yang masih sangat besar. Demikian juga dengan perubahan ozon troposper akibat proses kimia pembentukan ozon (nitrogen oksida, karbon monoksida dan hidrokarbon) berkontribusi pada pemanasan global. Kemampuan pemantulan cahaya Matahari (albedo), akibat perubahan permukaan Bumi dan deposisi aerosol karbon hitam dari salju, mengakibatkan perubahan yang bervariasi, dari pendinginan sampai pemanasan. Perubahan dari pancaran sinar Matahari (solar irradiance) tidaklah memberi kontribusi yang besar pada pemanasan global.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Dengan demikian, maka dapat dipahami bahwa memang manusia yang berperanan bagi nasibnya sendiri, karena pemanasan global terjadi akibat perbuatan manusia sendiri. Lalu bagaimana dampak Global Warming bagi kehidupan? Alur waktu prediksi dan dampak dari perspektif sains dapat dibaca pada bagian kedua tulisan ini.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 153); font-weight: bold;"&gt;Michelle Chandra&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IX B&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3679456202568668748-1011045282673883683?l=doyouknowabout.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/feeds/1011045282673883683/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3679456202568668748&amp;postID=1011045282673883683' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default/1011045282673883683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3679456202568668748/posts/default/1011045282673883683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doyouknowabout.blogspot.com/2008/08/global-warming.html' title='Global warming'/><author><name>secret girlz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01969656674237775431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
